Total Tayangan Halaman

Senin, 11 Juli 2011

Bagaimana Membangkitkan kembali IDM yang kadaluarsa?

Hallo sobat blogger...

Sudah lama saya ga posting teknik and trik terbaru....

Sekarang ini saya mau berbagi pengetahuan mengenai cara mengaktifkan aplikasi trial yang sudah kadaluarsa...


ok...
langsung aja...


Trik yang akan saya berikan adalah bagaimana mengaktifkan kembali IDM yang kadaluarsa (expired)

untuk melakukan ritual tersebut perlu sobat sajikan dahulu kopi panas dan beberapa cemilan hangat...
(hehehehe)...
jangan lupa tersenyum lah anda karena trik ini sudah anda dapatkan secara gratis...

setelah semua syarat dipenuhi....

ritual siap dilaksanakan...

pertama, instal kembali IDM yang mungkin sudah sobat uninstall...kalo masih ada...bagus kalo begitu...
kedua, putuskan koneksi internet
ketiga, isi data berikut:
First Name: Piko
Last Name:Augusta
E-mail: architect.landscape@gmail.com
Serial: LX2HH-76JYH-BWU14-V9AEG

Tada...IDM sobat sudah full version (bila tidak berhasil, berarti anda yang harus dipertanyakan)

ritual belum selesai sampai disitu aja..

masih ada lagi ritual yang kedua...

buka IDM...pilih menu Download - Option - pilih tab Dial Up, hilangkan centang Use Windows Dial Up Networking, lalu ok...
Hal ini bertujuan mencegah IDM melakukan Auto Dial untuk verifikasi Serial Number.
Di bagian atas IDM, pilih menu Registration, lalu Registration....

Ritual membangkitkan IDM pun berhasil,,,
sekarang sobat-sobat sudah bisa memakai IDM yang full version

Nb: pergunakan trik ini untuk tujuan pendidikan...
       jangan digunakan sebagai tindakan kriminal meng-crack software...
       hargai usaha orang-orang yang membuat software ini dengan memberi bayaran yang sesuai...


semoga bermanfaat...

Selasa, 17 Mei 2011

Smadav Terbaru 8.5 telah dirilis

Setelah sekian lama menunggu update-an Smadav terbaru

kini smadav telah melahirkan update-an terbarunya

tentu juga dengan fitur-fitur yang terbaru juga yaitu:

Smadav-Updater, Fitur update database tiap minggu (online/offline), Pendeteksian khusus untuk virus Ramnit.shortcut, Fitur baru : "Forgot Password" untuk Smadav Pro, Fitur baru : "Berita Terkini Smadav"




silahkan download smadav 8.5


www.smadav.net




bagi kamu-kamu yang ingin merubah Smadav Free menjadi Smadav Pro 8.5, saya ingin memberikan serial numbernya:


Nama : Modernw4r3
Key : 088800403080

Jumat, 15 April 2011

Cara mematikan activasi windows XP

Halo....sobat-sobat blogger...

pa kabarnya ni..
dh lama ga posting...maklum sibuk...

karena dah semester terakhir jadi sibuk nyusun Tugas Akhir...

ok...sekarang Q ingin berbagi trik buat sobat2 blogger setanah air Indonesia Raya...

qta mulai aja yach..

Ketika sobat2 blogger menginstal sistem operasi Windows XP pada PC untuk pertama kalinya , Anda akan diberikan pilihan untuk memasukkan kode kunci produk Anda mengaktifkan salinan perangkat lunak . Jika Anda memilih untuk tidak mengaktifkan sistem operasi pada saat instalasi awal , jendela pengingat secara berkala akan muncul saat Anda menggunakan komputer Anda.

Dalam rangka untuk menghapus jendela aktivasi , Anda dapat mengedit registri sistem dan menonaktifkan Activation Windows Xp.
Barikut cara menonaktifkan Activation Key pada Windows Xp:
1. Log on ke PC Anda dengan account administrator .
2. Buka menu Start dan klik ” Run ” .
3. Ketik ” regedit ” dalam kotak teks dan klik pada tombol ” OK ” untuk memulai Registry Editor .
4. Arahkan ke direktori dalam registri HKEY_LOCAL_MACHINE -> SOFTWARE -> Microsoft -> Windows NT -> CurrentVersion -> WPAEvents .
5. Klik dua kali pada entri registri berlabel ” OOBETimer . ”
6 Ubah string huruf dan angka dengan yang ini ” FF D5 71 D6 8B 6A 8D 6F D5 33 93 FD “ lalu tekan ” OK ” untuk menyimpan pengaturan .
7. Klik kanan pada folder ” WPAEvents ” dan pilih ” Permissions. ” Klik Pada System, kemudian ceklist semua kotak Deny.
8. Restart PC anda.

semoga bermanfaat... :)

Senin, 21 Maret 2011

perbedaan dari DDR1, DDR2, dan DDR3?

hai sobat blogger setanah air Indonesia Raya...

saya mau berbagi info ni tentang jenis memory pada komputer/laptop...

berikut penjelasannya...

Adapun perbedaan pada fisik antara memori jenis DDR dengan jenis DDR2 yang pertama adalah pada jenis chip memori yang digunakan. Pada memori jenis DDR, chip memori (IC)yang digunakan pada board modul memori adalah adalah jenis TSOP (Thin Small-Outline Packege). Bentuknya adalah empat persegi panjag dengan kaki-kaki di sisi kiri dan kanannya. Jarang sekali modul memori DDR yang menggunakan chip memori jenis BGA.

Pada memori jenis DDR2, jenis chip memori yang digunakan adalah tipe BGA (Ball Grid Away). Bentuknya ada yang empat persei panjang, adapula yang berbentuk bujur sangkar. Tetapi, tidak seperti chip memori jenis TSOP, kaki-kaki pada memori jenis BGA tidak terlihat mata karena terletak dibawah chip dan langsung dan langsung ditancapkan ke board modul memori.

Perbedaan secara fisik lainnya yang dapat dilihat secara kasat mata adalah pada notch yang tersedia di board memori di bagian golden finger alias konektor slot memori di motherboard. Pada jenis memori DDR2, notch ini terletak sedikit lebih ke tengah board modul memori, sedangkan pada memori DDR, notch ini terletak sedikit ke arah sisi kanan.

Perbedaan secara fisik terakhir yang dapat dilihat dengan mudah adalah jumlah pin yang digunakan. Memori DDR memiliki pin sebanyak 184 buah (92-pin di setiap sisinya), sedangkan memori jenis DDR2 memiliki pin yang lebih kecil dan padat Jumlahnya 240 buah (120-pin di setiap sisi).

Dari sisi kecepatan, memori jenis DDR2 yang terendah adalah yang memiliki clock speed 200MHz (DDR2 400 atau PC-3200), sedangkan memori jenis DDR adalah yang memiliki clock speed 100MHz (DDR 200 atau PC-1600). Memori jenis DDR tertinggi yang didukung resmi oleh JEDEC (Joint Electron Divice Engineering Council) atau badan standarisasi industri elektronik dan semikonduktor adalah DDR 400 (PC-3200) sedangkan memori DDR2 yang saat ini sudah tercatat sebagai standar memori DDR2 adalah DDR2 400 (PC-3200), DDR2 533 (PC-4300), DDR2 667 (PC-5300), dan DDR2 800 (PC-6400).

Dari sisi kinerja, dengan clock speed yang yang sama, sistem yang menggunakan jenis memori DDR biasanya memiliki kinerja yang relatif sama dengan sistem yang menggunakan memori DDR2. Pada banyak kasus, malah kinerja yang menggunakan memori DDR lebih baik dari pada DDR2. Hal ini dimungkinkan karena latency dan timing memori DDR lebih baik dibandingkan dengan memori DDR2. Tetapi kembali lagi. Memori jenis DDR tidak ada yang diproduksi dengan kecepatan melebihi 600MHz, sedangkan DDR2 masih bsa dipatok pada kcepatan jauh di atas itu. Saat ini ada varian baru lagi dari memori RAM, yakni DDR3 yang memiliki clock speed yang lebih besar dibandingkan dengan DDR2.

semoga bermanfaat... :)

Perbedaan AMD dan Intel

Intel maupun AMD memakai pandangan yang berbeda terhadap prosesor, yakni dari arsitektur prosesor itu sendiri. Dalam hal ini, tidak ada yang bisa dikatakan lebih unggul atau tidak. AMD mengintegrasikan memory controller ke dalam prosesor nya, sehingga jalur data antara prosesor dengan chipset jadi lebih singkat. Intel tidak mengintegrasikan memory controller ini ke dalam prosesornya (meskipun sekarang pandangan itu sudah dirubah dengan kehadiran Core i7 / codename Nehalem) dan lebih berfokus pada penanaman memori internal pada prosesor. Baik Intel maupun AMD, memiliki keunggulan masing-masing. Bagi AMD, penanaman memory controller yang sering disebut sebagai HyperTransport ke dalam prosesor membuat transfer data rate menjadi lebih cepat (karena data tidak harus menunggu dari memori utama), tetapi menjadikan memori internal pada prosesor menjadi kecil. Bagi Intel, pengintegrasian memory internal prosesor yang besar (didapat dari penanaman jumlah transistor yang besar) membuatnya perkasa dalam hal aplikasi multi-threading karena berkaitan dengan fungsi utama memori internal prosesor itu sendiri (sebagai penyimpan data sementara yang akan diolah oleh prosesor), tetapi kurang digdaya dalam kisaran harga. Saya sebagai penulis mengakui,teknologi Intel setingkat diatas teknologi AMD. Oleh karena itu, user harus membayar dana yang lebih untuk sebuah prosesor Intel.

Daily Use. Kalo denger kata-kata orang, AMD itu lebih ditujukan untuk gaming, sedangkan Intel ditujukan ke aplikasi berat. Pandangan ini hampir benar, dikarenakan dalam hal gaming tidak dibutuhkan memori prosesor yang besar (sering disebut L2 Cache) tetapi transfer data yang cepat (sekarang sudah diambil alih oleh GPU). Intel jauh lebih menyenangkan dipaksa bermain dengan banyak aplikasi karena memori internal nya yang besar dibanding prosesor sekelas AMD.

Frekuensi dan chipset. Kedua hal ini saya gabungkan karena memiliki kaitan satu sama lain. Namun sebelum itu, satu hal yang saya ingin tekankan, jangan samakan antara frekuensi AMD dan Intel. Sebagai contoh, prosesor AMD Sempron 3000+ 1,8GHz dengan Intel Pentium 4 1,8Ghz bukan berarti memiliki kecepatan yang sama, Sudah ditekankan dari awal, karena AMD mengintegrasikan HyperTransport ke dalam prosesor nya, sehingga proses transfer data menjadi lebih cepat. (Lihat saja ke dalam produk AMD dan Intel di pasaran. Apabila kalian jeli dalam melihat pasar, Produk-produk AMD hampir jarang ada yang meiliki frekuensi lebih besar dari 3GHz (baik socket 754 maupun 939 / 940(AM2)). AMD dengan kecepatan 1,8GHz tersebut, sebenarnya performa nya sama dengan Intel 2,2Ghz. (Tidak ada rumus perhitungan yang pasti akan hal ini, tetapi kenyataannya demikian). Bagi frekuensi Intel yang kecil, hal ini bukan jadi kendala besar buat Intel. Karena, dengan pengalaman yang banyak sebagai produsen chipset bagus di platform motherboard Intel, maka R&D (research and development) untuk chipset Intel berkembang dengan pesat terutama dalam hal overclockingnya  (sejak jaman Intel dengan socket 478, sudah banyak motherboard dengan chipset Intel di pasaran, mulai dari seri 845 hingga 975X. Sedangkan AMD, baru mengintegrasikannya mulai dari chipset AMD 600 series chipset yang digunakan untuk socket AM2). Makanya, jangan heran kalau prosesor Intel dapat ditarik hingga mencapai clock speed 4GHz lebih hanya dengan menggunakan air cooling bahkan stock cooling, sedangkan AMD sudah boyo untuk dipaksa lari di 4Ghz walaupun menggunakan dice / phase cooling.

Grafis onboard. Untuk bab ini, saya lebih suka untuk langsung memberikan juara kepada platform AMD. Karena, motherboard-motherboard dengan platform AMD banyak memakai chipset dengan grafis terintegrasi dari nVidia maupun ATi Radeon yang sudah sangat memadai dalam hal grafis nya, berbanding terbalik dengan Intel. Waktu sebelum merger antara AMD dengan ATi dilakukan, beberapa produsen motherboard banyak menggunakan chipset nVidia pada motherboard AMD (selain chipset AMD itu sendiri), sedangkan pada motherboard Intel hal ini juga ada, tetapi sebagian besar hanya sebatas chipset berkemampuan SLI (nForce 590, nForce 680). Hal ini dikarenakan persaingan tidak langsung antara Intel dengan nVidia. (ketika AMD dan ATi join….intel ama nvidia malah perang).
Onboard graphics intel? Jangan diharapkan….Walaupun Intel telah megeluarkan chipset grafis GMA X4500 yang sudah mendukung DX10 dan fitur Aero pada Vista, tetap saja masih sangat jauh lebih baik nVidia maupun ATi.

Overheating. Sedikit ilustrasi, ketika saya menanyakan apa yang ia ketahui tentang AMD, ia mengatakan bahwa prosesor AMD itu cepat panas. (berbicara kondisi default ya….bukan setelah overclock loh). Betul, apabila dibandingkan Intel seri Dualcore E2xxx dengan Athlon X2 4/5xxx (memori internal prosesor sama, 1MB), maka Athlon lebih cepat panas. Mengapa? Pendapat saya pribadi, AMD lebih cepat panas karena dengan clock speed yang besar, panas yang dihasilkan juga besar. Demikian hal nya dengan cooling dari AMD yang cukup besar dengan bentuk persegi dan kipas yang airflow per second nya kecil, tentu saja lebih cepat panas. Sebenarnya, berkaitan sedikit dengan ilmu fisika, semakin besar suatu media, maka perambatan panas nya juga akan semakin lama, sehingga panas dari prosesor yang akan dibuang oleh kipas melalui heatsink akan jauh lebih lama dibandingkan heatsink fan yang kecil. (sekarang, cooling Intel makin tipis aja kan ukurannya? )

Conclusion. Berdasarkan informasi yang saya kumpulkan dan olah sendiri (brain made), berikut ini beberapa kesimpulan yang bisa saya tarik.
* Jika anda seorang penggila game atau gamer sejati, yang gemar memainkan game sambil denger musik, gunakanlah platform AMD. Pilih yang core speed nya berkisar antara 2GHz sampai 3Ghz. Game tidak butuh memori internal prosesor yang besar.
* Jika anda seorang analyst / video creator / designer, pemakaian Intel akan sangat membantu pekerjaan Anda. Anda tidak perlu menunggu dalam waktu yang lama ketika sedang mengerjakan proses rendering / computing, karena internal memori prosesor yang besar.
* Jika anda seorang yang gemar browsing / komputasi standar, pilihlah prosesor dengan TDP (Thermal Design Power) yang ber-watt kecil. Agar listrik anda hemat.
* Jika anda seorang pemula yang ingin belajar overclocking, silahkan berlatih dengan prosesor Dualcore Intel (E2xxx series) atau Athlon X2 3/4xxx series. Chipset mainboard juga sangat berperan dalam proses overclocking.
* Jika anda seorang overclocker yang sudah paham sedikit demi sedikit dengan overclocking, silahkan bermain dengan prosesor yang anda suka, dengan mainboard berchipset bagus, dan perhatikan masalah cooling.
* Jika anda seorang enthusiast overclocking dan gemar untuk melihat angka 5GHz ke atas di cpu-z, gunakan Celeron 347 atau Pentium 4 631 dengan mainboard P965 (Broadwater). 5Ghz bisa dicapai dengan hanya air cooling.

Guidance List of well-known manufactured product in overclocking (additional)

Motherboard
DFI (Firstcom), Asus (Astrindo Senayasa), Biostar (SME)

Processor
Intel (for overclocking basic, lebih baik memakai prosesor seri apa saja dengan clock speed terendah). AMD (Phenom X4 810 and X3 720 generation 2, udah enak diajak lari2 sama 790GX)

Memory
Team Xtreem non Dark (Micron D9GMH or D9GKX chipsets), Kingston value (most of them using Micron D9HNH), Corsair DHX/XMS Series (Promos), OCZ, Adata Extreme Edition (D9GMH)

Hardisk
Cari aja yang cache hardisknya besar… karena pemakaian hardisk tergantung kebutuhan aja. Tapi sih, saya lebih recommend merk Western Digital. Lebih panjang umur…

VGA
nah…sesuaikan sama keinginan anda..

PSU
FSP (Tier 2), Corsair (Tier 1), Seasonic, Tagan (Tier 1), Antec (Tier 2), Acbel (Tier 3). Makin kecil tier makin bagus

Kamis, 10 Februari 2011

cara mempercepat Bandwith

salam blogger...

hai sobat2 blogger...pa kabar???

hari ini saya ingin memberikan trik sederhana untuk anda baca...
bagi yang sudah tahu, tak perlu dibaca lagi karena akan membuang waktu anda, (hehe"kidding")

trik yang mau saya berikan adalah bagaimana caranya mempercepat bandwith???

mungkin ada sobat blogger yang sudah lama mencari triknya dan sekarang saya akan beritahu...

oke...
let's go!!!

Click Start > Run > tuliskan "gpedit.msc" (tanpa tanda " )Setelah masuk ke group policy editor, masuk ke Local Computer
Policy > Computer Configuration > Administrative Templates > Network > QOS Packet Scheduler > Limit Reservable
Bandwidth pilih ENABLE reservable bandwidth, lalu ganti 20% menjadi 0


mudah bukan???
sekarang juga bisa sobat2 praktekin...

semoga bermanfaat...
bye...:)

Senin, 07 Februari 2011

Lupa Password Smadav Pro?

hai sobat2 blogger...

senang sekali saya masih bisa memberikan trik2 untuk sobat sekalian....

kali ini saya ingin berbagi trik bagaimana kalau Anda lupa password smadav Pro Anda...??
pasti anda tidak tenang alias khawatir...

tapi tenang...trik yang saya berikan ini mungkin bisa meredakan rasa kekhawatiran Anda...

kita mulai aja yach...

buka Regedit (windows + R)
dan ikutin langkah berikut...
Klik HKEY_CURRENT_USER>>software>>SMADAV>> lalu hapus pada tulisan UsePassword

setelah itu Restart komputer Anda...

lihat! smadav Pro Anda bebas dari password...

selesai...

semoga bermanfaat... :)